Lama Tidur Malam Bayi Pengaruhi Kecerdasannya

23 Nov

Studi menyebutkan bahwa lama waktu tidur bayi di malam hari memiliki koneksi kepada fungsi kognitif si bayi. Para periset dari University of Minnesota dan University of Montreal menemukan hal ini setelah merekam pola tidur balita. Di usia 12-18, para orangtua relawan diminta untuk mencatat kebiasaan waktu tidur bayi dengan interval 30 menit (mencatat waktu tidur siang dan bangun tidur di siang hari). Di usia 18-26 bulan, para peneliti melakukan pengujian pada kinerja otak bayi tersebut.
Berikut adalah hasil dari studi yang dilansir pada jurnal Child Development tersebut:
Para bayi yang tidur lebih lama di malam hari, antara pukul 19.00-07.00, menjawab tes dengan lebih baik ketimbang yang tidur dengan jumlah waktu lebih lama, tetapi di siang hari. Dengan kata lain, tidur malam hari jauh lebih penting ketimbang tidur siang. Periset mengatakan, semakin lama waktu tidur bayi di malam hari semakin baik.
Para bayi diminta melakukan tes fungsi eksekutif, yakni mendapatkan informasi dalam memori, kontrol impuls, dan memutuskan sesuatu, yang merupakan tugas sulit bagi bayi berusia dua tahun. Contoh, pada suatu tes, periset menempelkan stiker pada salah satu dari tiga pot, menutupnya dengan selimut, kemudian meminta si balita untuk menunjukkan pot mana yang memiliki stiker.
Tentunya, ini merupakan sebuah penelitian kecil, tetapi bisa memberikan penemuan bahwa waktu tidur memiliki dampak fungsi pada otak kita di siang hari. Dalam hal ini, berkaitan dengan fungsi otak untuk menyerap dan mengolah informasi, serta memahami keadaan sekitar. Hal ini juga berpengaruh pada bayi.
Hal ini sangat penting karena, ternyata, meski jumlah tidurnya sama, tetapi tidur siang tidak cukup baik untuk mengganti fungsi tidur di malam hari, setidaknya untuk kesehatan dan perkembangan otak anak. Ternyata, tidur di malam hari dan tidur siang dikelola oleh bagian otak yang berbeda, dalam hal sirkuit dan ritme sirkadiannya, hingga jelas sudah, waktu tidur di malam hari untuk anak tak bisa digantikan di siang hari.
Bayi memang sering terbangun di malam hari, beberapa orang tahu bagaimana mengembalikan si bayi untuk cepat tertidur lagi. Namun, mengenai menjaga bayi agar tidak tidur di siang hari serta bisa tidur lebih awal dan lebih lama di malam hari masih menjadi perdebatan.

Advertisements

efeks psikologi anak sering ditinggal orangtuanya

9 Nov

Baik dan buruknya anak tergantung bagaimana orang tua mengasuh dan mendidik anak. Saat ini, karena sudah merupakan tuntutan banyak ibu yang bekerja, bahkan sampai keduanya berpisah kota hanya untuk memenuhi nafkah keluarga, seperti yang dialami oleh tetangga Anda. Namun keadaan yang terjadi bukanlah suatu akhir yang buruk, tetapi bagaimana kita bisa menyikapi secara positif dari segala keadaan.  Nah, untuk ibu yang bekerja, belum tentu akan berkibat buruk kepada anak, tetapi bagaimana orang tua mengasuh dan mendidik anaknyalah yang akan menentukan pertumbuhan dan perkembangan dari anak.

hentikan promosi susu formula

9 Nov

Meski kesadaran untuk memberi ASI eksklusif semakin tinggi, tetapi gencarnya iklan susu formula di Indonesia membuat ASI bukan satu-satunya makanan bayi.
Oleh karena itulah, semua bentuk promosi makanan dan minuman pengganti ASI terutama di fasilitas kesehatan dan kerja sama dengan tenaga kesehatan harus dihentikan.
Demikian benang merah dari forum ONE ASIA (OA) Breastfeeding Partner Forum Ke-7 yang diadakan di Jakarta mulai hari ini, Selasa (9/11/2010), hingga Jumat (12/11/2010) mendatang.
Acara yang dihadiri lebih dari 100 peserta perwakilan dari negara-negara Asia Timur dan Asia Tenggara serta lembaga kesehatan dunia ini mengambil tema “Seruan Mengakhiri Bentuk Promosi Makanan dan Minuman Pengganti ASI”.
“Forum ini diselenggarakan untuk membangun jaringan nasional dan internasional dan memperkuat kolaborasi masyarakat dan pemerintah untuk melindungi dan mendukung upaya menyusui,” ungkap Farahdibha Tenrilemba, Ketua Penyelenggara ONE ASIA Breastfeeding Partner Forum 7.
Forum tersebut juga diharapkan membuka mata semua pihak tentang keberadaan Kode Internasional Pemasaran Pengganti ASI serta jenis-jenis pelanggaran yang terjadi. “Masyarakat bisa jadi pengawas, dengan begitu akan membantu meningkatkan angka menyusui,” kata Farahdibha.
Forum-forum terdahulu telah diselenggarakan oleh IBFAN Asia, sebuah lembaga yang telah memelopori penilaian kebijakan dan program untuk melindungi, mempromosikan, dan mendukung menyusui di 70 negara.
Lewat forum tersebut diharapkan tercapai rencana dan strategi untuk memastikan tiap ibu dan bayi terlindungi dari segala bentuk promosi susu formula yang melanggar kode etik.
Di Indonesia, Kementerian Kesehatan akan melarang semua bentuk pemasaran susu formula untuk bayi berusia kurang dari 1 tahun mulai tahun 2011. Kebijakan itu diharapkan bisa menekan angka kematian bayi dan mencapai Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) tahun 2015.

Hello world!

4 Aug

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!